Sora mengedarkan pandangannya mengitari halaman mansion dimana Kyuhyun, Shindong, Yesung dan Siwon sedang sibuk mengerjai Donghae dan Eunhyuk. Entah trik apa yang mereka pakai sehingga membuat Hyuk dan Donghae selalu gagal untuk menang. Hukumannya mereka harus meminum bergelas- gelas Americano yang rasanya sangat pahit itu. Melihat raut wajah Eunhyuk sekarang Sora bisa menebak namja ini benar- benar ingin menyerah, bagaimana mungkin pecinta susu stroberi meminum americano, hal yang mustahil bukan. Tapi dasar si monkey, dia hanya tidak mau kehilangan muka apalagi di depan gadis- gadis Jepang yang menurut Eunhyuk sangat menawan itu. Sebenarnya diam- diam Eunhyuk datang meminta bantuan Sora agar mau mengajarinya bahasa Jepang. Saat Sora bertanya untuk apa Eunhyuk menjawab dengan santai kalau dia sangat berminat mempelajari bahasa dimana harajuku itu berasal. Tapi bukan Sora jika tak bisa membaca isi pikiran Eunhyuk, dan Eunhyuk pun mengaku sebenarnya dia menaruh hati pada Sakura, gadis Jepang dengan mata lebar teman dekat Kyuhyun itu. Bahkan Eunhyuk meminta Sora membantunya mendekati Sakura, dan tentu saja Sora menolak. Sora tahu pasti rasa suka itu hanya sebentar bertahan di hati Eunhyuk, karena tidak pernah Eunhyuk benar- benar mencintai yoeja dengan sepenuh hati.
Minggu, 25 Mei 2014
Sabtu, 17 Mei 2014
LIE TO ME part 5
“ Wow, sepertinya kita sudah terlalu basah. Kalau tidak cepat berganti baju aku yakin kita akan menggigil kedinginan setelah ini.....!!” Seru Siwon menghentikan permainannya dan kini menatap Sora juga kedua sahabatnya itu bergantian.
“ Dia benar, Sora ya....... kau tidak akan mengusir kami pergi setelah kami dengan susah payah datang kemari kan??” Eunhyuk memasang wajah memelasnya, begitu pula dengan Donghae.
“ Benar, kami kedinginan, kelaparan, dan tidak punya tempat tinggal. Bisakah nyonya besar ini menampung kami??” Tambah Donghae dengan tatapan anak anjingnya.
“ oh Donghae ya, Eunhyuk ah, kalian kasian sekali....... benar- benar menyedihkan...... ayo ikut aku!!” Sora mengubah suaranya dari iba menjadi memerintah. Siwon tertawa melihat kelucuan Sora, sedangkan Eunhyuk dan Donghae hanya bisa merengut mengikuti.
Mereka berempat berjalan menaiki karang- karang kecil dan akhirnya sampai di pintu dimana Sora tadi keluar. Satu- satunya pintu penghubung dengan mansion.
“ Dia benar, Sora ya....... kau tidak akan mengusir kami pergi setelah kami dengan susah payah datang kemari kan??” Eunhyuk memasang wajah memelasnya, begitu pula dengan Donghae.
“ Benar, kami kedinginan, kelaparan, dan tidak punya tempat tinggal. Bisakah nyonya besar ini menampung kami??” Tambah Donghae dengan tatapan anak anjingnya.
“ oh Donghae ya, Eunhyuk ah, kalian kasian sekali....... benar- benar menyedihkan...... ayo ikut aku!!” Sora mengubah suaranya dari iba menjadi memerintah. Siwon tertawa melihat kelucuan Sora, sedangkan Eunhyuk dan Donghae hanya bisa merengut mengikuti.
Mereka berempat berjalan menaiki karang- karang kecil dan akhirnya sampai di pintu dimana Sora tadi keluar. Satu- satunya pintu penghubung dengan mansion.
Kiss The Rain
Annyeong haseyo..... uri readers
Vita kembali dengan ff yang sedikit menyayat hati nih.
Gara- gara dengerin Kiss The Rain nya Yiruma, Vita g
bisa nahan untuk g nulis ff satu ini.
Bagi readers lama mungkin udah pada pernah baca ff di
blog Wordpress Vita yang judulnya “ The Last Day With My Prince” dan kalian
bakal sadar kalau ff itu g pernah selesai. Nah inilah akhir dari ff itu. Mian
karena ngepostnya berjarak jauh banget, jadi ingat dari Teuk oppa mau wamil
sampai sekarang bakal keluar wamil. Kalau gitu pas dong momennya, hehehe.....
mencari pembenaran diri.
Yaudah langsung ajah deh dibaca, tanpa menunggu lama-
lama lagi.......
Sabtu, 10 Mei 2014
LIE TO ME part 4
Sora menyeret sedikit paksa koper besar yang dibawanya sesaat setelah boat mereka merapat. Dia berusaha mengimbangi langkah Leeteuk yang berjalan cepat di depannya.
“ Leeteuk sshi, bisakah kau membantuku?? Ini berat sekali!!” Teriak Sora yang masih kesusahan membawa barangnya.
“ Siapa yang menyuruhmu membawa barang sebanyak itu, konsekuensinya kau bawa saja sendiri.......!!” Jawab Leeteuk pongah, dia malah mempercepat langkahnya.
“ Cepat, jarak penginapan masih lumayan jauh.....!!” Tambah Leeteuk lagi.
Sora pasrah dan menggeletakkan begitu saja kopernya diatas tumpukan pasir putih. Dia berbaring dan menutup matanya menikmati sejuknya angin pantai bertiup.
Pemandangan yang indah, dan suasana yang nyaman kenapa harus dia sia- siakan.
Minggu, 04 Mei 2014
LIE TO ME part 3
Leeteuk terlihat kelabakan sendiri di ruangannya yang besar, otaknya terus berpikir, mulutnya menggumamkan sesuatu yang tidak jelas. Dia kebingungan setelah mendapat telepon dari kakek bahwa hari ini beliau akan pulang ke rumah. Tentu saja Leeteuk senang mendengar kabar itu, tapi permintaan kakek yang membuatnya bingung
“ Bawa cucu menantuku pulang ke rumah kita, dia harus ada saat aku tiba di rumah Teuk ah !!”
Bagaimana aku bisa membawa Kang Sora pulang ke rumah? Tinggal di rumah berarti semakin banyak sandiwara dan kebohongan yang harus kami mainkan.
Otak Leeteuk sudah hampir meledak karena tidak segera mendapat solusi, dia harus menghubungi Sora dulu dan meminta pendapatnya.
“ Yoebboseyo... Sora...ssh.....!!” Baru saja telpon terhubung Leeteuk mendengar suara- suara aneh di seberang sambungan, bukannya Sora yang menjawab, tapi terdengar yoeja ini sedang bersama orang lain.
“ Bawa cucu menantuku pulang ke rumah kita, dia harus ada saat aku tiba di rumah Teuk ah !!”
Bagaimana aku bisa membawa Kang Sora pulang ke rumah? Tinggal di rumah berarti semakin banyak sandiwara dan kebohongan yang harus kami mainkan.
Otak Leeteuk sudah hampir meledak karena tidak segera mendapat solusi, dia harus menghubungi Sora dulu dan meminta pendapatnya.
“ Yoebboseyo... Sora...ssh.....!!” Baru saja telpon terhubung Leeteuk mendengar suara- suara aneh di seberang sambungan, bukannya Sora yang menjawab, tapi terdengar yoeja ini sedang bersama orang lain.
The Baby, You, and Me – 22
“ Park Jung Su........” Matanya melebar menatapku.
Sedangkan aku yang masih berusaha mengatur nafasku setelah berlari menyongsongnya tadi belum mampu menjawabnya.
Tiba- tiba dia meminta melepaskan diri secara paksa, aku tidak bisa menahannya.
Namun lagi- lagi dia terjatuh, kali ini aku benar- benar tak bisa membiarkannya.
“ Apa kau tidak bisa berhati- hati dan tidak membuatku cemas Sora sshi........” Kenapa aku justru memarahinya, seharusnya bukan kata- kata itu yang kuucapkan pertama kali ketika bertemu dengannya.
“ Lepaskan aku......... lepaskan aku.......” dia terus memukulku dan meronta meminta dilepaskan.
Sedangkan aku yang masih berusaha mengatur nafasku setelah berlari menyongsongnya tadi belum mampu menjawabnya.
Tiba- tiba dia meminta melepaskan diri secara paksa, aku tidak bisa menahannya.
Namun lagi- lagi dia terjatuh, kali ini aku benar- benar tak bisa membiarkannya.
“ Apa kau tidak bisa berhati- hati dan tidak membuatku cemas Sora sshi........” Kenapa aku justru memarahinya, seharusnya bukan kata- kata itu yang kuucapkan pertama kali ketika bertemu dengannya.
“ Lepaskan aku......... lepaskan aku.......” dia terus memukulku dan meronta meminta dilepaskan.
Senin, 21 April 2014
LIE TO ME part 2
Aku berjalan dengan tergesa menuju kamar yang baru ditunjukkan suster jaga. Perasaan cemas dan takut terus saja menghantuiku sepanjang perjalanan. Tadi aku sedang melakukan rapat penting saat tiba- tiba sekretarisku menginterupsi jalannya rapat. Dengan keras dia membuka pintu berteriak mencariku,
“ Direktur, Presdir Park, dia collapse.......”
Mendengar ucapannya seakan waktuku berhenti berputar, harabouji...... bagaimana bisa ini terjadi. Tadi pagi waktu aku meninggalkannya beliau masih sehat- sehat saja. Memang tadi sempat terjadi perdebatan kecil dan mungkin aku telah mengecewakannya tentang masalah perjodohan kemarin. Tetapi seperti yang sudah- sudah harabouji pasti bisa mengerti dan tak lagi mempermasalahkannya.
Minggu, 20 April 2014
LIE TO ME part 1
Sebuah restoran di sudut kota Seoul tampak sangat ramai siang itu. Seperti hari- hari biasanya restoran ini selalu dipenuhi pengunjung yang kebanyakan adalah pasangan kekasih. Di salah satu sudutnya terlihat seorang namja yang terus saja digoda oleh yoeja di dekatnya. Si namja kelihatan sangat tidak tertarik dengan yoeja itu, tapi dia tidak bisa berbuat apa- apa karena nyatanya si yoeja terlalu keras kepala.
“ Harus berapa kali aku menyadarkanmu Yoon Ae sshi, aku tidak bisa menerima cintamu. Sudah ada wanita lain dalam hidupku.......” Ucap si namja untuk yang kesekian kalinya,
“ Ani, aku tidak percaya. Tunjukkan dulu yoejachingumu itu baru aku percaya. ” Jawab Yoon Ae santai sambil melipat kedua tangannya di depan dada. Dia yakin Woo Young hanya berbohong.
Woo Young gelagapan menjawab tantangan Yoon Ae, berulang kali dia melengok ke luar dan sesekali melihat jam tangannya.
Kamis, 10 April 2014
The Baby, You, and Me – 21
Sebuah meja panjang terletak di tengah- tengah ruang makan yang cukup besar. Beberapa piring keramik, sendok, sumpit, dan gelas- gelas kristal berisi air sudah tertata dengan rapi di atasnya. Dua orang pelayan datang membawa hidangan yang baru matang kemudian meletakkannya di atas meja.
“ Letakkan saja, biar aku yang mengurusi sisanya.....” Tukas nyonya rumah, dia terlihat sangat antusias menyiapkan sarapan pagi untuk keluarganya. Bibirnya sesekali terangkat ketika melihat hasil pekerjaannya yang memuaskan.
Mata Soon He berpaling ke arah tangga saat suaminya berjalan menuruni anak tangga.
Selasa, 01 April 2014
The Baby, You, and Me – 20
Jung Su baru saja menginjak rumah setelah tadi mengantar Kyumin sekolah saat bel rumahnya berbunyi. Seorang pengantar paket berdiri di depan pintu, membawa sebuah kotak putih berukuran besar. Setelah menandatangani dan menerima paket Jung Su segera bergegas masuk dengan wajah berseri- seri. Paket yang ditunggunya sejak lama akhirnya datang juga. Jung Su tidak sabar menunjukkannya pada Sora.
Jung Su berteriak memanggil Sora, membuat gadis yang sedang merapikan kamarnya itu segera mendekat. Melihat wajah kekasihnya sumringah menarik perhatian Sora.
“ Kotak apa itu oppa??” Tanya Sora pada Jung Su, yang malah melarang Sora ikut mengintip isi kotak.
“ Bukan apa- apa, ini hanya........” Jung Su tertawa misterius, membuat Sora semakin penasaran.
“ Oppa, biarkan aku melihatnya.....”
“ Apa kau sangat penasaran Sora ya??”
“ ehmm....ne, aku sangat-sangat penasaran.....jebal yo oppa, biarkan aku melihatnya ne??” Sora beraegeyo, membuat Jung Su tertawa semakin senang menggoda.
Sabtu, 22 Maret 2014
The Baby, You, and Me – 19
Jung Su terlihat sangat gusar karena sejak tadi dia hanya berjalan mondar- mandir sambil terus memegangi ponselnya.
“ Ayo angkat Sora ya...... kau dimana??” Gumamnya saat untuk kesekian kali hanya suara operator seluler yang terdengar.
Dia sangat cemas karena tak dapat menemukan Sora di manapun. Ini aneh karena Sora tak pernah seperti ini.
Mata Jung Su menatap lurus ke luar jendela, ada perasaan aneh yang menggelayuti hatinya. Entah mengapa dia merasa tidak tenang.
“ Kuharap tidak terjadi apa- apa padanya........”
Jumat, 14 Maret 2014
The Baby, You, and Me – 18
“ Nuguya??” Tanya Yoon Ji pada Kangin yang hanya dibalas dengan kedikan bahu. Semua mata yang ada di ruangan tertuju pada yoeja yang berjalan di belakang Jung Su dan Sora serta tengah menggandeng Kyumin.
“ Kenalkan ini Hyorin sshi, guru Kyumin ah......!!” Ucap Sora pada yang lain, Sora berusaha menekan sedalam mungkin perasaan cemasnya yang tidak beralasan.
Hyorin pun mengenalkan diri, pembawaannya yang ceria membuatnya cepat diterima.
Bahkan Hyorin membuat takjub yang lain dengan suaranya yang indah saat bernyanyi. Semua orang mulai menyukainya, namun tidak demikian dengan Sora. keberadaan Hyorin entah mengapa membuat Sora tidak tenang.
Langganan:
Postingan (Atom)









