Tampilkan postingan dengan label My Half Blood Girl Series. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Half Blood Girl Series. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Februari 2014

My Half Blood Girl – part 13






Satu- persatu namja- namja yang duduk mengelilingi meja mulai tak sadarkan diri. Eunhyuk terkulai di kursinya sambil mengigau tidak jelas, masih mendekap botol minuman di pelukannya. Kyuhyun berulang kali mengerjap- erjapkan matanya yang mulai terasa berat, tak hanya itu rasanya kepalanya ingin pecah karena pengaruh alkohol. Sedangkan Siwon masih bisa duduk tegak di tempatnya, mencoba menuang isi botol ke dalam gelasnya, tapi baru terisi setengahnya Siwon sudah jatuh tertidur di atas meja. Kini hanya menyisakan dua orang yang sedari tadi hanya bertatap- tatapan. Tidak, hanya salah satu diantara mereka yang berani menatap tajam sedangkan satunya terus menunduk memainkan gelasnya yang hampir kosong.

Senin, 30 Desember 2013

My Half Blood Girl – part 12




Seberkas sinar matahari yang menerobos melalui celah- celah jendela menjadi satu- satunya cahaya di sebuah ruang tidur yang cukup luas. Pantulan cahaya itu menghasilkan siluet seseorang yang tengah duduk di pinggir tempat tidur. Matanya terus tertuju pada wajah seorang yoeja yang tengah berbaring di sampingnya. Tak bergerak, dingin, terpejam layaknya sesosok mayat. Hanya bunyi detak jantungnya yang pelan sebagai penanda bahwa yoeja ini masih bernyawa. Perlahan sosok yang duduk tadi merebahkan kepalanya tepat di samping sang yoeja. Menggenggam tangannya erat dan mendengarkan irama detak jantung milik kekasihnya itu. Dia takut, sangat takut bila tiba- tiba detakan itu menghilang dari pendengarannya.

Kamis, 31 Oktober 2013

My Half Blood Girl – part 11






Flash back



Sebuah hutan kecil di pinggiran desa malam itu tergambar sangat mencekam. Dua orang pemuda dengan wajah seperti pantulan dua sisi cermin terlihat sedang bergumul dalam perkelahian. Tidak, bila dilihat dari dekat hanya seorang pemuda dengan raut penuh amarah yang terus melancarkan serangan. Dia memukul, menendang, dan melempar kembarannya hingga membentur dan merobohkan beberapa batang pohon. Tidak cukup sampai di situ saja kebengisannya, dia menginjak wajah kembarannya yang sudah bersimbah darah semakin dalam mencium tanah. Namun tak ada perlawanan dari pemuda yang sudah tak berdaya itu. Bukan karena pemuda itu tak mampu melawan, hanya saja dia tidak tega menyakiti saudara kembarnya sendiri.

Selasa, 22 Oktober 2013

My Half Blood Girl – part 10




Hari masih terlalu pagi saat kaki mereka melangkah menyusuri jalanan La Rambla, jalanan paling terkenal di Spanyol bahkan di seantero Eropa. La Rambla sedikit unik karena jalan yang membentang sepanjang 1.2 km mulai dari Plaça de Catalunya hingga Monument a Colom ini khusus diset untuk pedestrian, lebar dan nyaman. Di sisi kanan dan kirinya terbentang jalanan untuk kendaraan satu arah dengan lebar lebih sempit dari jalan utama. Jalan ini semakin dipercantik oleh barisan pohon-pohon besar dikedua sisi meskipun pucuk daunnya masih tampak malu- malu untuk tumbuh di musim dingin bersuhu 11 derajat celcius ini.

Sepanjang mata memandang terlihat suasana kota yang masih berkemas-kemas dan berbenah untuk menyongsong keramaian yang akan segera tiba. Para petugas kebersihan dengan mobil khusus melakukan pembersihan jalan dan pekerjanya tampak menyemprot tegel-tegel yang kotor hingga bersih.

Rabu, 09 Oktober 2013

My Half Blood Girl – part 9



Sora Pov*

“ Kau sendiri tidak bisa menjawab kan??? Karena itu Sora ya...... kita coba hadapi bersama, kau dan aku......... pasti kita bisa melaluinya........ bisakah aku meminta itu???” Aku hanya bisa mengangguk mendengarnya mengucapkan kalimat itu. Memang apa yang bisa kuperbuat, aku terlalu lemah untuk menghindar ataupun menolak lagi. Apakah aku terlalu egois?? Mengharapkan sesuatu yang sesungguhnya terlarang bagiku, juga baginya. Apakah aku terlalu tamak?? Mengingat waktuku yang tak panjang lagi. Mungkin meninggalkan memori indah untuknya tidak lagi memberikan penyesalan saat aku pergi nanti. Setidaknya itulah yang kuyakini saat ini.

Kamis, 26 September 2013

My Half Blood Girl – part 8



Mobil Siwon berhenti di salah satu pasar tradisional terdekat. Ternyata mereka berencana membeli beberapa kebutuhan dan bahan masakan untuk persediaan di rumah. Mereka berdua berjalan menyusuri pasar tanpa tahu ada seseorang yang mengikuti mereka diam- diam, siapa lagi kalau bukan Leeteuk.

“ Bongeobbang........bongeobbang........!!” Teriak seorang ahjusshi menjajakan dagangannya. Bongeobbang adalah roti berbentuk ikan dan berisi adonan kacang merah yang manis.

“ Kau mau aku membelikanmu Sora ssi???” Tanya Siwon saat melihat Sora mendekati penjual bongeobbang.

“ Ne........ bolehkah, bentuknya lucu, aku suka ikan........!!” Sora tampak sibuk mengamati si ahjusshi membuat bongeobbang di atas tungku. Banyak hal baru yang baru dia jumpai di dunia manusia.

“ Tentu saja...... belilah sesuka hatimu........!!!” Siwon tersenyum ramah menunjukkan senyumannya yang paling menawan.

Selasa, 24 September 2013

My Half Blood Girl – part 7



Mulai memasuki sebuah wilayah pinggiran hutan melewati jalanan beraspal yang basah dan licin akibat guyuran hujan yang baru mereda, dengan beberapa naungan pohon- pohon besar yang kokoh di kanan dan kiri jalan. Bau tanah yang basah sangat kentara memenuhi rongga hidung bercampur dengan bau khas dari pohon ek. Tak seberapa jauh tampaklah sebuah bangunan tua yang terlihat masih terawat, berdiri kesepian hanya bertemankan pohon- pohon yang mungkin seumuran dengan rumah itu. Akar- akar gantung tergerai seperti rambut perawan, tergelitik oleh ranting pohon lain yang meliuk kaku dengan hanya beberapa lembar daun yang masih bertahan. Sisa daunnya mengering dan gugur berserakan memenuhi hampir seluruh jalan. Batang- batangnya yang besar dan kokoh saling berhimpitan tak ubahnya sebuah benteng yang menyembunyikan rumah itu dari dunia luar.

Rabu, 18 September 2013

My Half Blood Girl – part 6




Suara ketukan stelletto yang beradu dengan lantai segera berpendar memenuhi ruangan, begitu seorang gadis cantik berambut pendek mulai menapakkan kakinya dengan sempurna di rumah itu. Mencari seseorang yang sejak tadi menjadi kecemasan utamanya.

“ Sora........!!! Sora ya............!!! Dimana kau adikku?? Apa kau di sini?? Sora........ jawab aku!!!!” Panggil Shin Hye lebih keras, saat tak menemukan jejak Sora di mana pun.

Hanya tinggal satu tempat yang belum dia periksa,

Kamis, 12 September 2013

My Half Blood Girl – part 5




Sora yang baru saja bangun dari tidurnya berjalan menapaki satu- persatu anak tangga bergegas turun. Di bawah Leeteuk telah menyambutnya dengan senyuman cerah, secerah mentari pagi yang sudah memancarkan sinarnya menerobos celah- celah tirai tipis yang masih menutupi rumah Leeteuk.

“ Sora ssi, kau sudah bangun rupanya?? Bagaimana tidurmu semalam, nyenyak??”

Sora mengangguk cepat sembari mengulas senyum.

“ Cepatlah kemari, aku sudah menyiapkan sup ayam gingseng untukmu......... kau harus mencobanya!!!” Leeteuk terlihat antusias, menarik sebuah kursi dari balik meja makan.

“ Ne...... Leeteuk ssi!!” Sora perlahan duduk di kursi yang diulurkan Leeteuk untuknya.

Selasa, 03 September 2013

My Half Blood Girl – part 4



Menggunakan gaun yang akan ia kenakan di pesta ulang tahunnya Sora keluar dari pusaran angin menuju peternakan. Dia sangat bahagia, hingga rasanya akan meledak dan Sora ingin membagi kebahagiaan itu bersama Jung Su.

Tak menemukan Jung Su dimana pun seperti biasa Sora berinisiatif datang ke rumahnya. Namun pemandangan tak biasa di lihat Sora, bukan lagi rentangan tangan dan senyuman hangat yang dia terima dari Jung Su tetapi tangisan dan rasa pilu dari manusia- manusia yang saat ini sedang melakukan upacara pemakaman, pemakaman seseorang yang tak pernah diduga semua orang termasuk Sora.

Senin, 26 Agustus 2013

My Half Blood Girl – part 3



Leeteuk Pov*

“ Siapa kau??” Tanyaku langsung saat matanya masih menatap padaku. sekilas aku melihat cincin berwarna emerald di sekitar iris matanya, tetapi saat aku berkedip lingkaran itu menghilang. Hanya dua pasang mata hitam pekat yang menatapku.

Dia tersenyum, tapi tak juga menjawab pertanyaanku.

Aku merasakan de javu dengan kejadian ini, tapi kapan?? Aku tak lagi mengingatnya.

“ B...bba....bagaimana....k..kau melakukannya?? Maksudku semua ini?? bagaimana mungkin bisa terjadi??” pertanyaan itu terus saja meluncur dari mulutku, matanya mengikuti tatapanku pada bunga- bunga yang tumbuh tiba- tiba sepanjang jalan. Siapa yoeja ini, dia benar- benar membuatku sangat penasaran.

Jumat, 23 Agustus 2013

My Half Blood Girl – part 2







Sora terbawa arus putaran angin dan terus terhisap hingga sampai ke sebuah tempat asing. Tempat yang baru pertama kali di lihatnya dengan atap langit biru yang cerah, beberapa awan putih berarakan, hamparan rumput hijau yang subur, dan pepohonan yang menjulang kokoh.

Inikah dunia manusia itu?? indah sekali..... seumur hidup baru pertama kali aku melihatnya. Tidak seperti di dunia vampir yang selalu gelap tertutup awan hitam. Aku suka tempat ini....... benar- benar suka.......!!!” Sora tak bisa berhenti tersenyum saat memandangi panorama baru di depan matanya.

Kamis, 22 Agustus 2013

My Half Blood Girl – part 1



Prologue*



1914, Busan- South Korea



Nam Gyura baru saja pulang dari kedai kecil tempatnya bekerja. Membawa gaji pertamanya yang dia peroleh setelah bekerja hampir sebulan, Gyura berencana membeli kebutuhan untuk menyambut natal. Malam belum terlalu larut, tetapi kondisi jalanan sudah tampak begitu sepi. Jika melewati jalanan yang biasa Gyura lalui, maka akan membutuhkan waktu lama untuk sampai di toko seberang desa. Gyura pun memutuskan untuk melewati jalan pintas. Dia harus memotong jalan melewati sebuah hutan kecil di pinggir desa. Awalnya Gyura merasa takut, namun menyadari kondisi hutan yang sedikit terang karena cahaya bulan menciutkan perasaan takutnya.